About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Keindahan Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keindahan Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 November 2013

Pulau Komodo ( Nusa Tenggara Timur )

Warisan Dunia terletak di Pulau Komodo. Pulau komodo merupakan pulau dimana menjadi tempat tinggal atau habitat bagi hewan Komodo. Pulau komodo menjadi Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh pemerintah pusat. Disebalah timur pulau sumbawa terletak pulau komodo ini. Letak dari Pulau Komodo ini berada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia .
                                                     
  Warisan Dunia terletak di Pulau Komodo
                                           

Pulau Komodo menjadi salah satu warisan tertua didunia yang masih dapat kita temui saat ini. UNESCO menerima bahwa pulau komodo ini menjadi Situs warisan dunia. Berwisata ke pulau komodo akan menemui banyak satwa komodo. Tidak hanya itu, keindahan yang terdapat di pulau komodo akan menjadi obat penghilang rasa capek usai perjalanan. 
                                              Warisan Dunia terletak di Pulau Komodo


Yang lebih membanggakan yakni, Pulau Komodo menjadi 7 keajaiban didunia. Ini merupakan hal yang sangat membanggakan bagi kita sabagai rakyat indonesia. Indonesia lebih dikenal lagi dimata dunia. Lihatlah gambar diatas ini, sungguh komodo yang ada di Indonesia sangat gagah. Terdapat ribuan komodo yang ada di pulau komodo. Semuanya harus kita rawat dan kita lestarikan agar populasi komodo tetap ada. Warisan Dunia terletak di Pulau Komodo


Danau 3 Warna ( Nusa Tenggara Timur )

Danau Kelimutu di Ende, NTT, adalah destinasi wisata yang terkenal di kalangan wisatawan. Betapa tidak, inilah satu-satunya kawah di dunia yang punya 3 warna berbeda. Melihatnya langsung, rasanya luar biasa.

Berkunjung ke Ende di Provinsi NTT belum lengkap tanpa mengunjungi Danau Kelimutu. Keindahan danau ini sudah tersohor di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara. Dari Kota Ende, perjalanan menuju danau ini sekitar 2,5 jam dengan jalan berkelok menyusuri punggung bukit.

Tak perlu kuatir akan jenuh sepanjang perjalanan. Panorama alamnya sangat menawan. Bukit dan lembah hijau, diselingi pesawahan layaknya di Ubud akan memanjakan mata wisatawan. Gunung Kelimutu (1.640 mdpl) berada di dalam kaldera Sokoria bersama Gunung Kelido (1.641 mdpl) dan Gunung Kelibara (1.630 mdpl).

Selain Gunung Kelibaran yang tumbuh terpisah lembah dari kaldera Sokoria, Gunung Kelimutu dan Kelido tumbuh dalam satu kompleks. Gunung-gunung ini terbentuk karena perpindahan titik erupsi melalui celah yang terbentang dari utara ke selatan. Dari 3 gunung tersebut, Kelimutu adalah kerucut tertua dan masih aktif hingga sekarang.

Di puncak Gunung Kelimutu inilah terdapat 3 sisa kaldera yang mencerminkan perpindahan puncak erupsi. Ketiga kaldera itu membentuk danau kawah dengan warna air dan diameter bervariasi. Ketiganya adalah Tiwu Ata Polo (Danau Merah), Tiwu Nua Muri Koo Fai (Danau Hijau) dan Tiwu Ata Mbupu (Danau Biru).

Meski warnanya tercermin pada namanya, warna airnya bisa berubah-ubah tanpa tanda alami sebelumnya. Mineral yang larut dalam air dan perubahan cuaca menyebabkan perubahan warna air yang tidak bisa diduga sebelumnya. Inilah yang jadi keajaiban Danau Kelimutu, atau yang biasa disebut dengan Danau Tiga Warna.

                            


Setibanya di Kelimutu, mobil berhenti di lapangan parkir yang disediakan oleh pengelola. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalanan kaki selama kurang lebih 20 menit menyusuri hutan menuju Danau Merah dan Danau Hijau. Kedua danau ini relatif mudah dijangkau, treknya juga tak terlalu curam.

Saya benar-benar takjub dengan panorama yang tersaji di depan mata saya. Dua danau yang letaknya sebelahan bisa memiliki warna berbeda. Satu berwarna merah kecoklatan, satu lagi berwarna hijau toska. Benar-benar dua warna yang kontras.

Puas melihat panorama, saya melanjutkan perjalanan ke puncak tertinggi Gunung Kelimutu untuk menuntaskan rasa penasaran terhadap Danau Biru. Menuju ke sana, saya harus menyusuri tangga yang cukup curam dan lumayan membuat nafas ngos-ngosan. Oleh karena itu sebaiknya Anda membawa air mineral sebelum mulai naik, karena sepanjang perjalanan saya tidak menemukan orang yang berjualan.

15 Menit trekking, tibalah saya di puncak. Dari puncak ini saya bisa melihat danau ketiga. Kita juga bisa melihat Danau Hijau dan Danau Merah yang letaknya lebih rendah.

Menurut info yang tertulis di prasasti di Puncak Kelimutu, masyarakat percaya kalau arwah akan datang ke Kelimutu setelah seseorang meninggal dunia. Jiwanya meninggalkan kampungnya, dan tinggal di Kelimutu untuk selama-lamanya. Sebelum masuk ke salah satu danau kawah tersebut, arwah terlebih dahulu menghadap Konde Ratu sebagai penjaga pintu masuk ke Perekonde.

Arwah tersebut masuk ke salah satu danau atau kawah yang ada, tergantung usia dan perbuatannya. Ketiga danau kawah ini benar-benar bagai cat warna. Tidak aneh kalau tempat ini jadi keramat, penuh oleh legenda yang dipercaya turun-temurun. Oleh karena itu apabila Anda berkunjung, hormatilah tempat ini dengan tidak merusak atau mengotorinya. Tetaplah berjalan di jalan setapak yang ditentukan.

Kearifan lokal juga membuat Danau Kelimutu terjaga dengan baik. Saya tidak menemukan coretan-coretan tangan jahil baik di batu, lereng gunung, maupun tangga menuju puncak kawah. Lain halnya dengan apa yang saya temukan di gunung-gunung lain yang pernah saya kunjungi.

Dari puncak, keindahan Danau Kelimutu benar-benar bisa saya nikmati secara komplit. Begitu ajaib dan indah ciptaan Tuhan YME. Kalau tidak ingat ada penerbangan kembali ke Kupang, ingin rasanya saya berlama-lama di sini!


Kawah Putih ( Bandung )

Alam pemandangan di sekitar Kawah Putih cukup indah, dengan air danau berwarna putih kehijauan, sangat kontras dengan batu kapur putih yang mengitari danau tersebut. Di sebelah utara danau berdiri tegak tebing batu kapur berwarna kelabu yang ditumbuhi lumut dan berbagai tumbuhan lainnya.
Sejarah Kawah berawal dari tahun 1837, seorang Belanda peranakan Jerman bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864) mengadakan perjalanan ke daerah Bandung Selatan. Ketika sampai di kawasan tersebut, Junghuhn merasakan suasana yang sangat sunyi dan sepi, tak seekor binatangpun yang melintasi daerah itu. Ia kemudian menanyakan masalah ini kepada masyarakat setempat, dan menurut masyarakat; kawasan Gunung Patuha sangat angker karena merupakan tempat bersemayamnya arwah para leluhur serta merupakan pusat kerajaan bangsa jin. Karenanya bila ada burung yang lancang berani terbang di atas kawasan tersebut, akan jatuh dan mati.

Meskipun demikian, orang Belanda yang satu ini tidak begitu percaya akan ucapan masyarakat. Ia kemudian melanjutkan perjalanannya menembus hutan belantara di gunung itu untuk membuktikan kejadian apa yang sebenarnya terjadi di kawasan tersebut. Namun sebelum sampai di puncak gunung, Junghuhn tertegun menyaksikan pesona alam yang begitu indah di hadapannya, dimana terhampar sebuah danau yang cukup luas dengan air berwarna putih kehijauan. Dari dalam danau itu keluar semburan lava serta bau belerang yang menusuk hidung. Dan terjawablah sudah mengapa burung-burung tidak mau terbang melintasi kawasan tersebut.

Dari sinilah awal mula berdirinya pabrik belerang Kawah Putih dengan sebutan di jaman Belanda : Zwavel Ontgining Kawah Putih. Di jaman Jepang, usaha pabrik ini dilanjutkan dengan menggunakan sebutan Kawah Putih kenzanka Yokoya Ciwidey, dan langsung berada di bawah pengawasan militer.
Cerita dan misteri tentang Kawah Putih terus berkembang dari satu generasi masyarakat ke generasi masyarakat berikutnya. Hingga kini mereka masih percaya bahwa Kawah Putih merupakan tempat berkumpulnya roh para leluhur. Bahkan menurut kuncen Abah Karna yang sekarang berumur ± 105 tahun dan bertempat tinggal di Kampung Pasir Hoe, Desa Sugih Mukti; di Kawah putih terdapat makam para leluhur, diantaranya : Eyang Jaga Satru, Eyang Rangsa Sadana, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom dan Eyang Jambrong. Salah satu puncak Gunung Patuha, Puncak Kapuk, dipercaya sebagai tempat rapat para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru. Di tempat ini masyarakat sesekali melihat (secara gaib) sekumpulan domba berbulu putih (domba lukutan) yang dipercaya sebagai penjelmaan dari para leluhur.







                          



Franz Wilhem Junghuhn kini sudah lama tiada, namun penemunya yang dikenal dengan nama Kawah Putih masih tetap anggun mempesona sampai saat ini

Fasilitas
Fasilitas yang terdapat di Kawah Putih diantaranya Musholla, MCK, bangunan pusat informasi, areal mini zoo, tempat bermain anak-anak, kios dagang.

Aksebilitas
Keadaan jalan pada umumnya baik dan beraspal sehingga dapat dicapai dengan kendaraan dua maupun roda empat. Jarak tempuh dari Kota Bandung 47 km.


Pantai Senggigi ( Lombok )

Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasakan suasana dan atmosfer seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.
Masyarakat sering menyejajarkan keindahan pantai ini dengan pantai-pantai ternama di Pulau Bali, seperti Kuta, Legian, dan Sanur. Bahkan, keindahan Pantai Senggigi sering dilukiskan melebihi pantai-pantai tersebut, karena kondisinya yang jauh lebih nyaman dan tenang. Mungkin hal ini terkait dengan belum maraknya kedatangan turis mancanegara di pantai ini.
Pantai Senggigi kini mulai dilirik oleh para wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, karena daerahnya yang relatif perawan dan juga informasi yang telah meluas mengenai keberadaannya. Dengan bertambahnya minat dan antusiasme wisatawan ke Pantai Senggigi, pemerintah daerah setempat dan perusahaan sewasta makin giat membangun dan membenahi segala prasarana, agar para wisatawan makin tertarik untuk mengunjungi pantai ini.


Pantai Senggigi

 Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung yang terletak di Pulau Bali.
Hal lain yang menarik untuk dilakukan adalah menyusuri Senggigi pada malam hari, khususnya saat purnama tiba. Pengunjung akan menemui banyak orang/warga sekitar yang memanfaatkan hangatnya pasir Senggigi untuk terapi kesehatan. Mereka mengubur sebagian atau seluruh tubuh sampai leher selama 2—3 jam, sembari mendengarkan deburan ombak yang memecah kesunyian. Terapi ini diyakini masyarakat sekitar dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti pegel linu hingga kelumpuhan. Jika tertarik dengan aktivitas ini, wisatawan dapat ikut bergabung dan mencobanya.



Untuk urusan perut, wisatawan dapat mencoba kelezatan jenis-jenis hidangan/sajian makanan khas Lombok di restoran-restoran yang berjajar rapi di pinggir pantai. Harganya bervariasi mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 300.000 per orang (Desember 2008). Tentu, bersantap ria di pinggir pantai diterangi semburat cahaya bulan dan dihibur oleh orkestra debur ombak pantai sungguh sayang jika dilewatkan begitu saja. Yang tak kalah menarik, wisatawan jangan sampai lupa untuk mencicipi sajian makanan khas Lombok yakni Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung. Hampir tiap restoran di Pantai Senggigi, atau di Lombok secara umum, menyediakan sajian masakan ini. Sambil menyantap Ayam Taliwang atau Plecing Kangkung, wisatawan akan dihibur dengan kesenian khas Lombok, berupa musik dan tari. Bahkan jika tak keberatan, pengunjung juga boleh ikut menari bersama dalam nuansa kegembiraan dan kekeluargaan.
Lokasi
Pantai Senggigi terletak di sebelah barat laut Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia.
Cara Mencapai Daerah Ini
1. Dari Bali : Tiba di Pelabuhan Lembar, Anda bisa langsung menuju pantai Senggigi dengan menggunakan bis 3/4 atau mencarter mobil bersama penumpang lainnya.
2.Dari Jakarta dan kota besar lainnya; Tiba di bandara, Anda dapat menaiki taksi yang akan mengantar ke hotel dimana Anda menginap.
3. Dari Ampenan, Anda bisa menaiki Bemo yang tersedia mulai pukul 06.00 pagi hingga 06.30 PM untuk sekitar Rp. 1,500 jurusan Ampenan-Senggigi, atau Senggigi-Ampenan

Raja Ampat ( Papua )

Jika anda berencana berlibur ke Papua, ada baiknya anda menyempatkan diri berkujung ke Raja Ampat yang terletak di bagian barat Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administrasi, kepulauan ini berada di bawah  Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Pulau yang terkenal karena keindahan alam lautnya ini telah menjadi 10 perairan terbaik di dunia karena kelengkapan flora dan fauna bawah airnya.


Mitos asal mula kepulauan ini menurut penduduk lokal berasal dari seorang wanita yang menemukan 7 telur. Yang kemudian 4 telur menetas dan kempat telur tadi menjadi 4 orang pangeran yang semuanya berpisah dan menjadi raja yang berkuasa di masing masing daerahnya yakni di Waigeo, Salawati , Misool timur dan Misool Barat, keempat raja itulah yang tinggal di empat pulau yang disebut dengan Raja Ampat, Sementara ketiga telur lainnya menjadi Hantu, seorang wanita dan batu. Di pulau ini anda akan disuguhkan oleh pemandangan yang luar biasa indahnya, yakni pulau pulau kecil disekitar kepulaun Raja Ampat, pasir pantai yang bewarna putih, air laut yang bewarna biru kehijauan, bukit bukit yang cantik, flora dan fauna seperti merak dan berbagai macama anggrek dan yang paling menakjubkan dari wisata ini adalah wisata alam bawah lautnya yang terkenal hingga ke seluruh dunia. Di dalam air mata anda akan di manjakan oleh pemandangan bawah laut yang luar biasa, seperti halnya karang karang keras, keanekaragaman flora dan faunanya yang tak terhingga.

 raja

 Selain wisata bawah air dan pemandangannya yang luar biasa Raja Ampat juga memiliki bekas peninggalan prasejarah dan sejarah yang tidak kalah menariknya, Seperti halnya di kawasan pulau Misool telah ditemukannya peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang tertempel di dinding batu karang dan diperkirakan usia cap cap tangan itu berumur 50.000 tahun  yang mana ini menjadi bukti salah satu dari rangkaian petunjuk jalur penyebaran manusia dari kawasan barat Nusantara menuju Papua dan Melanesia, kemudian anda juga bisa menngunjungi sisa pesawat karam bekas peninggalan Perang Dunia II di beberapa tempat penyelaman di kawasan Raja Ampat seperti di Pulai Wai. Akses menuju tempat inipun tidak sulit, akomodasi di kawasan Raja Ampat juga sudah tersedia cukup banyak.